To All The Boys I've Loved Before (2018) : Simple tapi bikin baper parah

Simple. Ringan. Namun menarik.

Meski cerita yang diangkat seperti cerita-cerita yang menjamur di Wattpad, tetapi tetap saja menarik untuk diikuti. Berawal dari gadis yang polos nan lugu, Lara Jean, yang menaruh hati kepada sahabatnya yang juga menjadi pacar kakaknya sendiri. Namun sebisa mungkin ia pendam dan hanya mengutarakan perasaannya kepada Josh lewat surat. Surat itu bukan untuk dikirimkan melainkan hanya untuk konsumsi sendiri layaknya diary. Hal ini sudah menjadi kebiasaannya, tiap ia jatuh cinta, maka ia akan menuangkan perasaannya dalam bentuk surat. Ia ingin nantinya ia masih bisa mengingat bagaimana perasaannya dulu saat menyukai seseorang.

Adiknya, Kitty, yang melihat dirinya selalu sendiri pun berinisiatif untuk mengirimkan surat-surat itu kepada orang yang pernah disukai Lara Jean. Dan kekacauan pun terjadi.

Peter, salah satu orang yang pernah disukainya yang juga mendapat suratnya, menanyakan perihal tersebut pada Lara. Tak lama kemudian, Josh datang dengan membawa surat miliknya juga. Tak tahu bagaimana harus menjelaskan pada Josh, akhirnya ia mencium Peter agar terhindar dari Josh.

Hal ini yang menjadi awal mula Peter dan Lara membuat sebuah kesepakatan dengan fake dating. Lara tidak ingin hubungannya dengan Josh menjadi canggung karena adanya perasaan suka darinya dan juga ia merasa tak enak dengan kakaknya sendiri. Sedangkan Peter yang baru saja putus dari kekasihnya, ingin membuat kekasihnya itu cemburu.

Tak perlu menebak pun kita sudah tau bagaimana nantinya. Satu hal yang dijual dari film-film berjenis seperti ini adalah kemampuannya dalam meluluhkan dan menggetarkan hati penontonnya. Dan beruntung, film ini mampu melakukannya. Para aktornya menyajikan akting dan chemistry yang baik, ditambah dengan pemilihan color tone yang kalem dan soundtrack yang ear-catching mendukung dalam membangun suasana pada film ini.

Well, film ini sukses membuat baper, sehingga saya akan memasukannya kedalam film romance favorit saya. Satu hal yang pasti, film ini jauh lebih baik ketimbang The Kissing Booth, yang mana merupakan film remaja romantis yang booming tahun ini.

Story : 7
Acting : 8
Cinematography : 8
Scoring : 8
Rating : 7.75

Komentar